Senin, 18 Januari 2010

“ MANUSIA TETAPLAH MANUSIA “

Manusia tetaplah manusia…
Adakalanya ia tidak mengerti atau bahkan mengetahui apa yang terjadi pada sisi kehidupan orang lain.
Berangkat dari semuanya itu, dapat dikatakan setiap manusia naïf berlaku dan bertindak demi kesejahteraan pribadinya.

Bukan hanya pada seorang teman baru, teman lama, sahabat karib, rekan kerja, keluarga bahkan terkadang kepada orang tua pun belum berlaku sempurna.
Dikatakan sempurna memang belum ada manusia sempurna di muka bumi ini. Tetapi untuk mengarah kesana apakah terniat oleh masing-masing individu?
Cukup banyak usaha yang dilakukan manusia untuk mencoba hidupnya sempurna. Namun dikala gagal, manusia tetaplah manusia.
Jenuh menjemput, kesal mengiring dan amarah terkuak yang akhirnya menyelimuti dirinya.
Usaha yang gagal memang dapat meluluhkan titik-titik perjuangan yang telah dibangun dengan pondasi yang kokoh. Kokoh dalam pandangan manusia itu sendiri. Namun dari kacamata individu lain, apakah kriteria kokoh yang sebenarnya?
Masing-masing individu mempunyai kriteria sendiri dalam menentukan sesuatu.

Ketika sebuah kipas angin berputar dalam satu ruangan yang di dalamnya terdapat beberapa orang, maka masing-masing individu menghirup udara kotor ataupun bersih akan mempunyai persentase yang berbeda dalam beberapa waktu selama kipas tersebut berputar.

Oleh karena itu, peduli akan kesejahteraan orang lain berarti mensejahterakan diri kita sendiri secara tidak langsung. Memahami karakteristik orang lain berarti memberi nilai tambah dari pandangan orang lain terhadap pribadi kita, itupun secara tidak langsung.
Berbaur dalam suatu komunitas orang lain berarti memperkenalkan diri kita dalam komunitas kita sebelumnya.

Berpikirlah positif dalam setiap helaan napas dan rotasi pikiran serta alunan gerak-gerik kita sehingga komposisi positif akan menghasilkan nilai positif. Karena komposisi positif yang tinggi tidak akan berubah walau negatif dalam komposisi rendah mempengaruhinya, sebab hasilnya akan tetap positif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Galeri Foto Hans